Blogger Hibah Sejuta Buku Fase Keempat [Aceh]
Alhamdulillahirobbil’alamin
Setelah melewati beberapa fase, pertama, kedua dan ketiga, kali ini Blogger Hibah Sejuta Buku sampai juga ke fase empat. Seperti sudah diketahui sebelum-sebelumnya bahwa pada fase pertama (2009) BHSB menuju sebuah tempat kepulauan Meranti-Riau, kemudian lanjut kepada fase kedua yang mengambil tujuan di Papua (oktober-desember 2011) Lantas lanjut ke fase ketiga, di mana kita kembali menuju sebuah sekolah terpencil di kedalaman Manusela (februari-april 2012) Maka pada fase ke empat ini kita akan kembali menuju sebuah tempat, yaitu di Aceh. Yah, di Aceh dengan beberapa sekolah yang akan kami tuju.
MTs Dayah Nurul Iman
Melalu akte notaris nomor: 07/2006, Dayah Nurul Iman resmi berdiri dan mempunyai kekuatan hukum, hari itu Ahad tanggal 16 november 2005 di sebuah kampung kecil Cot Aneuk Batee, kecamatan Peusangan Siblah Krueng berdirilah sebuah tempat pendidikan tradisional di atas tanah yang lebih kurang 1 hektar.
Salah satu dapur umum yang ada di sana
Awalnya di lahan yang luas sekitar 1 hektar itu, hanya ada beberapa balee Dayah yang berukuran sekitar 24 meter persegi. Lambat laun, balee yang ada semakin diperbanyak dari satu sampai 4 bale yang ada saat ini.
Tidak jauh dari balee pengajian Dayah, terlihat jelas pondasi dari beton yang masih melekat kuat besi-besi penguatnya terbiarkan begitu saja. Saat kami bertanya, ”Ada apa dengan pondasi itu?”, tidak lain dan bukan pak ketua menyebut dengan nada miris, ”kami terkendala dengan dana, dan hanya pondasi itu yang bisa terselesaikan”.
Asrama santriwan Dayah Nurul Iman
Lagi-lagi, dana yang membuat terbengkala untuk membangun sebuah tempat yang sarat dengan pendidikan itu. Tidak banyak santri yang ada di Dayah ini, hanya 34 orang. Ada 3 kamar yang dijadikan asrama untuk santri laki-laki, dengan keadaan sangat sederhana. Terbuat dari kulit-kulit bambu yang sudah lusuh jadi saksi bisu kehadiran mereka.
Sedangkan untuk para santri wanitanya masih belum tersedia, banyak dari mereka adalah warga kampung setempat.
Jika melihat rentan umur santri yang menuntut ilmu di Dayah Nurul Iman ini berkisar dari 12 tahun sampai 15 tahun. Tentunya dengan berbagai kondisi dan latar belakang keluarganya. Sedangkan jumlah guru/pengajar yang ada memang terbilang cukup memadai sebanyak 18 orang laki-laki dan perempuan.
Ruang kelas dengan fasilitas terbatas
Saat melanjutkan bincang-bincang dengan Ketua Yayasan, Azhari, beliau juga menyampaikan keluh kesahnya tentang kendala yang sangat sering dihadapi saat-saat menjalani hari-harinya di Dayah tersebut.
“Kami sering sekali merasa kekurangan konsumsi, saat para santri mau memasak di dapur umum. Mungkin ini juga salah satu alasan karena keberadaan Dayah ini berada di lokasi pedalaman, sehingga banyak luput dari perhatian para donatur yang mau bermurah hati”, ungkapnya saat kami melihat-lihat kondisi sekolah.
Jika mengandalkan kemampuan masyarakat setempat, rata-rata mata pencaharian mereka adalah tani atau bisa dibilang termasuk dalam keluarga miskin yang dihitung-hitung mencapai 95%. Namun, semangat Azhari dan kawan-kawan untuk terus menghidupkan Dayah ini tidak berhenti begitu saja, walaupun kekurangan di satu sisi, mereka harus rela mencari bantuan kemana-mana.
Sementara itu kepemimpinan Dayah dan sekolah Tsanawiyah di Nurul Iman, walaupun terkesan kecil namun sudah mempunyai struktur organisasi yang baik, sehingga bisa saling melengkapi dalam berbagai kondisi. Kepala Sekolah Tsanawiyah misalnya dipimpin oleh seorang perempuan, Fitriana, A.Ma.Pd yang merupakan orang luar dari daerah tersebut yang ingin mengabdi dengan kemampuan yang dimilikinya.
Pihak pengurus Yayasan sangat berharap Madrasah tersebut akan terus berjalan dan menerima santri-santri dari keluarga yang tidak mampu. Dengan segala upaya dan usaha mereka mencari dukungan dari para dermawan yang tersentuh hatinya untuk membantu.
Pada kunjungan tahun lalu Aceh Blogger Community menyumbangkan sejumlah buku bacaan untuk Santri-santri Pesantren tersebut, dan tahun ini bertekad menggalang pengumpulan buku dengan tema “1 Blogger 1 Buku”, program ini bukan saja untuk Pesantren Nurul Iman ini tapi juga untuk sekolah-sekolah yang lain.
Madrasah Ibtidaiyah Swasta Darussalam
Madrasah IbtidaiyahSwasta Darussalam ini berada di pedalaman Aceh Utara, tepatnya di Desa Abeuk-Reuling kecamatan Sawang. Madrasah ini menempati ruang berukuran 12 x 4 meter. Sementara berdekatan dengan MIS tersebut ada sebuah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bina Bunga Bangsa berukuran 4 x 5 meter. Dua sekolah ini dibangun di atas tanah wakaf.
Tetap semangat meski dalam keterbatasan
Tiadanya sekolah di Desa Abeuk-Reuling, menjadikan warga sekitar mendirikan sekolah tersebut. Sekolah terdekat dari Abeuk-Reuling berjarak sekitar 4-5 KM yaitu dua buah sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri yang berada di Babah Buloh yang berjarak 5 KM dan sebuah Sekolah Dasar SD yang berjarak 4 KM.
Mereka tetap bermain dan tertawa meski berada di sekolah yang sangat sederhana
Sampai saat ini murid yang terdaftar sebanyak 23 murid untuk kelas satu sampai kelas dua Sekolah Dasardengan tiga orang staf pengajar dengan status bakti. Sebagian besar siswa berasal dari luar desa Abeuk-Reuling.
Sekolah Dasar Negeri Sijuk
Sekolah ini berada di Dusun Sijuk, Desa Blang Seunong, Pante Bidari-Aceh Timur. Dusun di daerah perbukitan ini berjarak sekitar 40 kilometer dari ibukota Kecamatan Pante Bidari, atau lebih kurang 45 kilometer dari Lhoksukon, ibu kota Aceh Utara.
Anak-anak SD Sijuk sedang tekun belajar
Sekolah ini mulai berdiri pada tahun 2005 atas inisiatif warga dan sekolah ini telah menjadi status negeri pada tahun 2007. Awalnya, sekolah ini hanya berlantaikan tanah, barulah pada tahun 2011 setelah komite dan pimpinan sekolah meminta bantuan Triangle Pase Inc. Perusahaan asal Australia ini mengambil alih produksi dua sumur gas di Blok Pase, Dusun Sijuk, sejak Juli 2009. Sebelumnya ExxonMobil menutup operasionalnya di Blok Pase itu sejak 2006.
Triangle Pase membangun lantai keramik semua ruangan belajar, pengecatan gedung, membantu mobiler, sumur bor, genset, seragam sekolah anak-anak, termasuk tas dan buku paket pelajaran. Juga membangun sumur bor,”
“Saat ini, jumlah murid SD Negeri Sijuk 48 orang. Dari enam kelas, mereka belajar dalam tiga ruangan, satu ruangan dua kelas,” kata Iswadi, guru merangkap bendahara SD Negeri Sijuk. mengatakan ada tujuh guru yang bertugas di SD ini, termasuk kepala sekolah. Tiga berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil), sisanya tenaga kontrak.
Senyum ceria anak-anak bangsa
Sumber tulisan juga foto-foto di atas adalah dari website atjehpost[dot]com juga blog teman-teman ABC (Aceh Comunity Blogger) kepada teman-teman di Aceh, lebih kurangnya pada tulisan di atas mohon dibetulkan,sebelum ditulis di blog teman-teman.
Untuk pengiriman buku, masih seperti sebelum-sebelumnya. Kami menyediakan tempat di beberapa kota. Selain itu, ada juga nomor rekening untuk teman-teman yang akan memberikan sumbangan berupa uang. Jeda waktu yang kami sediakan seperti sebelumnya yaitu tiga bulan juni-agustus 2012
Inilah beberapa alamat masing-masing volunteer
*ACEH DAN SEKITARNYA
1. Posko ABC Reg III
cq: Tengku
Muda
ASD Cooperative Building
Geulanggang Square
Bireuen - Aceh
24251
Hp: 0811 6707 472
2. Posko ABC Banda Aceh
cq: Muhammad
Baiquni (Beben)
d/a Sekretariat FLP Aceh
Jl. Sri Ratu Safiatuddin Lr.
Kupula 2, Lambaro Skep
Banda Aceh
23121
*PALEMBANG DAN SEKITARNYA
Dhenok Habibie
Jl. Siaran Lorong Bersatu No.94
Perumnas Sako Palembang
30163
Hp: 0857 89144 719
*PEKANBARU - RIAU DAN SEKITARNYA
1. Dwina
Sekretariat Blogger Bertuah
Jl. Sakinah I no. 2A
Tangkerang Utara Pekanbaru
Riau
Hp: 0761 4880 884
2. Maryo Sanjaya
Sekretariat Bappeda Kota
Pekanbaru
Kantor Walikota Pekanbaru
Jl. Sudirman Pekanbaru
Riau
0852 7146 4472
*BUKITTINGGI DAN SEKITARNYA
Jaza Aufayani
Jalan Proma 1 no 03
Kelurahan belakang balok
Kecamatan aur birugo tigo baleh
Kota Bukittinggi
26136
*BENGKULU DAN SEKITARNYA
Yuni Ratna Wilis
Pekik nyaring blok III RT VIII
Kecamatan Pondok Kelapa
Kabupaten Bengkulu Tengah
38371
Hp. 08566 496 8878 / 0852 7088
1218
*JAKARTA (TIMUR), BEKASI DAN SEKITARNYA
Harie Sulistyono
d/a SDIT AL
FIDAA
Jl. Damai no 8 papan mas blok F
Tambun Bekasi Jawa Barat
17510
HP 0857 1001 3667
*JAKARTA (SELATAN) DAN SEKITARNYA
Yuli Siregar
Wisma Korindo Purchasing Dept
10th Fl
Jalan MT. Haryono Kav 62
Jakarta Selatan
12610
Hp: 0812 1916 2055
*JAKARTA (BARAT), TANGERANG DAN SEKITARNYA
Ngesti Pertiwi (Tiwik)
d/a Bp. Ngadiran
Jl. MH Thamrin, Gg Madrasah No 92
Kb Nanas, Rt 03/01 Panunggangan
Utara
Pinang - Tangerang
15143
Hp: 0856 917 222 44
*BOGOR DAN SEKITARNYA
Erikasman Gafar
d/a PT Yudhistira Ghalia
Indonesia
Jl. Rancamaya KM.1 No 47
Warung Nangka Ciawi - Bogor
16720
*BANDUNG DAN SEKITARNYA
1. Rio Pratomo
Masjid Syamsul 'Ulum IT Telkom
Jalan Telekomunikasi
Dayeuh Kolot-Bandung
Jawa Barat
40257
Hp: 0857 2143 4775
2. Kiky Rizky Septyani
Pondok Dzenonks kamar no. 15
Jalan Raya Jatinangor no.42
Jatinangor - Sumedang
*SEMARANG DAN SEKITARNYA
1. Slamet Riyadi
Jl. Pasarsari RT 3 RW 3
Gunungpati - Semarang
Jawa Tengah
50225
2. Citra Metasari Taslim
Jl. Banjarsari Selatan
No. 12 RT.07/RW.03
Tembalang - Semarang
Jawa Tengah
50268
*JOGJA DAN SEKITARNYA
Pipit Damayanti
d/a DPRD Sleman
Bagian Persidangan
Jl. Parasamya, Beran, Tridadi
Sleman - Yogyakarta
55511
Telp: 0274 266 1847
*KEDIRI DAN SEKITARNYA
Agustin Wilujeng
Jl. Letjen Suprapto No. 58
Kediri - Jawa Timur
64124
Hp: 088 1925 2376
*SURABAYA DAN SEKITARNYA
Novianto Puji Raharjo
Jl. Semampir Tengah IIA No. 8
Surabaya 60199
08155059697
*JEMBER DAN SEKITARNYA
RZ Hakim
Jl. Slamet Riyadi 135
Patrang - Jember
Jawa Timur
68111
Hp: 0852 3053 5333
*AMBON DAN SEKITARNYA
Blogger Arumbai
cq: Almascatie
d/a Jl. Jenderal Sudirman
Galunggung Samping SMA 11 Ambon
Lorong SD 64. No. 6. RT 06/006
Ambon - 97128
Hp: 0821 9755 3554
=============================================
Nomor rekening
1. BCA KCU Green Garden - 253
1201 606 - Helmi Budi Prasetyo
2. CIMB Bank Cabang Kajang a/n
Bahaudin - No Rek : 121900 82793 520
______________________________________________________________
Ps:
Bagi yang berkehendak menjadi
donatur namun tak ada volunteer di sekitar wilayahnya, silahkan memilih spot
pengiriman sesuai kehendak masing-masing. Kami menyarankan spot yang terdekat
saja, selain aksesnya mudah tentu alasannya adalah biaya pengiriman pun menjadi
rendah. Terimakasih...










26 komentar
sedih memang kalo liat sekolahan di pedalaman. okeh tungale yang kaya gitu disini
BalasHapustapi aku kok belum disuruh nyumbang sih naz..?
mau nyumbang obat kuat je...
Kudu diminta yah, kang? Sik tak inbox nang FB, eh, aja Anaz nulis nang wall wae wis :P
HapusTernyata oh ternyata, msh banyak ya sekolah2 yg tidak layak pakai. yang justeru mengurangi kenyamanan anak2 dlm proses belajar. Hemm, duit negara yg kita kumpulkan dari hasil pajak ternyata tdk tahu larinya kemana.. Ya udahlah gak usah ngedumel hehe yg penting semangat dlu guna mendukung BHSB fase keempat ini. Di sana ada angelina sondakh untung disini ada anzkia ajah :D
BalasHapusEh, ada yah hibah buku di Aceh? *lupa karena terlalu cuek :'(*
BalasHapusmberebes aku. semoga niat baik teman2 di mudahkan jalannya oleh Alloh amin... amin...Allohumma amin
BalasHapusSubhanallah, terharu meliat semangat mereka ditengah2 keterbatasan fasilitas sekolah. Ayo Jeng, semangat2 untuk masa depan mereka >.<
BalasHapussukses deh fase ke 4. saya ikutan nyumbang aja ntar ya mbak. kalo ada fase ke 5 boleh ntar jadi volenteer lagi.hhe
BalasHapusvolunteer dari medan, nggak ada ya ? :(
BalasHapusvolunteer dari medan, nggak ada ya ? :(
BalasHapusSemoga di fase ke 4 ini lebih sukses lagi ya mba.
BalasHapusEh mba klo Aceh buku dari Malaysia kayanya bagus tuh karena mereka banyak yg menggunakan bahasa melayu.
in yg ke 4 semangata buat fase" yg selanjutnya :)
BalasHapusfase ke 4,,sukses selallu ya mbak anazkia..
BalasHapussemoga bermanfaat dengan adanya aktikel ini , semoga Allah membalas orng yang menyumbangkan sedikit hartanya..
Menyimak saja :)
BalasHapusMampir lagi ah.. numpang leyeh-leyeh :)
Hapussalut dg sepak terjangmu dalam menolong anak2, An...saya dukung...lagi order buku kumcer nih. ntar kalo dah dikirim bukunya, aku ikut sumbang ya...
BalasHapusSemoga sukses ya mba
BalasHapusmenyimak mbak,
BalasHapus"kemiskinan dan kemandirian"
dua hal PR bersama sister..
salaman
asyiikkk....
BalasHapusDija mau kirim buku lagi aaaahhhh
Semoga bisa ikut berpartisipasi :)
BalasHapusmantap..lanjutkan naz :-)
BalasHapusSalam sukses selalu Mbak. Semoga Allah memberi kemudahan dalam segala urusan. Amin. Jadi kangen sama Mbak Anaz, salut deh :) Kapan ya kita bisa ketemuan di dunia nyata? :)
BalasHapusbaru tau ada program ini *serasa kuper, pengen ikut..
BalasHapussalam kenal semua.
BalasHapusSalut buat teman2 blogger inisiator program ni..!! Kalau untuk wilayah Makassar dimana yah tempat nitip bukunya..??
mba, kali ini buku yang cocok utk disumbangkan, buku apa?
BalasHapuskalo udah ada buku yang disumbang, bisa langsung hubungi volunteer terdekat ya?
Salam kenal, Mbak Anaz :)
BalasHapusSaya mampir dari tempat Idah Ceris..
Terharu membacanya, untuk fase kelima kapan ya? Saya ingin ikut. Domisili Jogja, sepertinya alamat tersebut dekat dengan rumah orang tua.
Salam hangat dari kaki Merapi,
Phie
semangat belajar masih tetep ya :D
BalasHapusPersonal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P