Kopdar dengan Kak Ilham

Kopdar sama Kak Ilham. Dan ini, Kak Ilham minta tolong orang buat fotoin. Hehehehe

 

"Kopdar, kopdar."


Komentar itu saya dapatkan kemarin pagi di Instagram story dari Kak Ilham. Bloger Makassar yang saya kenali melalui Kak Tuteh beberapa tahun lalu di Facebook. Saat itu, Kak Ilham masih bertugas di Ende. Dan sekarang, dia ditugaskan di kota kelahirannya, Makassar. Membaca komentarnya, saya sempat berpikir, bukannya sepanjang minggu lalu Kak Ilham berada di Palembang? Pun saat saya lihat story terbarunya di Instagram, Kak Ilham sedang berada di Bandung.

Selama mengenal Kak Ilham melalui media sosial, saya sering melihatnya hilir mudik ke Jakarta ketika ia sudah bertugas di Makassar. Tapi, ketika saya tanya rupanya ia sudah kembali pulang ke Makassar. Rasanya, itu tak hanya sekali. Tapi, berkali-kali. Sampai akhirnya, saya malas bertanya dengan Kak Ilham kalau lihat dia update IG story sedang berada di tanah Jawa. Itu kenapa, waktu dia komen kopdar, kopdar saya niatin mau ketemu. Meski ada deadline terjemahan jam 11 siang. Hahahaha

Meyakinkan Kak Ilham kalau mau kopdar, rupanya ia sudah punya sederet rencana. 26 Maret, ia akan pulang ke Makassar dan menginap di kawasan Sudirman. Dia pun mengirim list tempat yang ingin dia kunjungi. Inacraft, Sarinah dan IKEA. Saya menawarkan Sudirman, ada satu kedai mi ayam yang enak di dekat stasiun. Pun sedang ada kemeriahan ulang tahun MRT di situ. Kenapa di Sudirman? Sebetulnya itu biar mudah saja. Saya nggak repot pulangnya. Ahahahhaa... Maaf ya, Kak Ilham.

Menjelang siang, Citayam hujan. Menunggu hujan reda, saya sambil-sambil menyelesaikan kerjaan juga membuat bolu kukus gula merah. Ternyata, hujannya awet. Sampai menjelang ashar masih belum juga berhenti juga. Jam empat, saya baru keluar dari rumah. Jalan kaki menuju stasiun.

Kak Ilham, tentu saja sudah sampai di Sudirman lebih dulu. Dia sampai Jakarta dari Bandung sejak pukul tiga sore. Rasa nggak enak hati, tapi, mau gimana lagi? Terima kasih banyak sudah mau menunggu ya, Kak Ilham ^_^

Sampai di Sudirman, pukul lima lebih 15. Ternyata, ramai banget. Saya masih parno ke tempat ramai. Akhirnya, kami langsung menuju ke kedai mi ayam dekat stasiun. 

Ini kali pertama kami bertemu. Dulu, ini menjadi hal yang biasa. Kenal teman di blog, kopdar, kemudian menuliskannya di blog. Tapi, atmosfer itu sudah luntur dan hilang dari saya. Ya, sejak kembali ke Indonesia, kemampuan menulis saya sudah menguap entah ke mana. 

Kami memesan mi ayam. Sambil menikmati mi ayam, kami ngobrol macam-macam. Tentang perjalanan Kak Ilham selama bertugas di Flores, tentunya mendapat porsi lebih banyak. Karena Kak Ilham ditugaskan di Flores selama sepuluh tahun. Tepatnya di Ende dan Maumere. Dulu, suka iri gitu kalau lihat Kak Tuteh dan Kak Ilham jalan-jalan. Ke-irian yang tak terbayar sampai kini karena saya belum ke sana. Hahahaha.

Sebetulnya, saya menyayangkan diri sendiri yang lambat pergi. Karena waktu ngobrolnya pun jadi pendek. Saya nggak tahu kalau di area situ salatnya di mana kecuali di stasiun. Sebetulnya, ada musala di kampung, tapi jalannya agak jauh. Akhirnya, saya harus menyudahi obrolan dengan Kak Ilham ketika waktu mahgrib sudah hampir habis.

Saya langsung masuk stasiun, salat dan pulang.

Selama ini, mengenal Kak Ilham hanya dari tulisan dan unggahannya dari media sosial saja. Pas sudah ketemu dan ngobrol, rupanya jungkir balik kerjaan dan kuliah dia jalani bersamaan. Dan melihatnya hari ini, saya salut. Selamat ya, kak Ilham. Semoga apa yang sudah didapat selama ini menjadi berkah dan bermanfaat. Lulusan SMK, yang kemudian banting stir kuliah manajemen dan sekarang menjadi seorang HR. SELAMAT!

Owh ya, Kak Ilham kalau pergi ke suatu tempat selalunya membuat unggahan late post. Jadi, dia memang jarang menghubungi teman-temannya. Terutama sekali, kalau dia pergi ke Jakarta. Terima kasih traktiran mi ayamnya ya, Kak. Semoga ada rezeki ketemu lagi.

Bagikan:

4 komentar

  1. Wah...sampai dituliskan khusus dalam sebuah postingan, ini berarti pertemuan yg menggugah selera 😁

    Ini kebiasaan dulu kita yah, click, ketemuan, cerita,.posting.

    Harusnya sy jg banyak cerita tapi KakNaz yg cerita tapi apa daya yg disinggung Flores, aku pun lupa daratan 😁

    BalasHapus
  2. The beauty of blogging kata Pak De Cholik alm

    Bisa punya teman dari mana mana seluruh dunia, bisa tau perjalanan Kak Ilham di Flores dan bisa dengerin Anaz cerita makan mie ayam dan ikutan iri ngga diajak makan bolu kukus gula aren!

    BalasHapus
  3. waaah senangnya bisa kopdar setelah lama berkenalan hanya di dunia maya. Eh kedai mie ayam mana itu yang di Sudirman? dekat stasiun yang banyak warung-warung di sebelah kanan?

    BalasHapus
  4. Seru juga kopdar sama blogger dari berbagai wilayah di Indonesia. Pasti banyak cerita dan inspirasi. Juga jadi tulisan seperti ini. Eh btw kak Anazkia sempat tinggal di mancanegara ya? Dimana kak? Ceritanya pasti seru bangeeet.

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P