Bagaimana Cara Membeli Tiket Operet Aku Anak Rusun?


Bagaimana caranya membeli tiket Operet Aku Anak Rusun? Sebelum melihat harga tiket, mari kita lihat terlebh dahulu asal muasal operet tersebut.



Dibanding menonton film, saya lebih suka menonton  teater mau pun operet. Sewaktu ada informasi  konfrensi pers mengenai Operet Aku  Anak Rusun, saya tertarik untuk ikut. Sebelum hari H konfremsi, saya penasaran tentang Operet Aku  Anak Rusun (OAAR). Dan sempat googling untuk mencari tahu tentang muasal operet tersebut.  OAAR merupakan bentukan dari Veronica Tan di tahun 2017.

Tema besar yang diangkat adalah keberagaman. Dan sasarannya adalah anak-anak rumah susun. Operet Aku Anak Rusun lahir dari kegelisahan Vero untuk memberdayakan anak-anak rusun. Gayung pun bersambut ketika ia bertemu dengan Titik Puspa dan membawa CD lagu anak, Titik Puspa berpesan bahwa anak-anak sekarang mulai kurang mengenal lagu anak. Anak-anak lebih familiar dengan lagu-lagu kekinian semacam K-Pop.  Tujuan digelarnya operet ini adalah untuk mengembangkan dan memfasilitasi talenta anak rusun di bidang seni musik dan pertunjukan.  Tahun 2017, operet tampil dengan judul, Ada Gulali di Hatiku.

Begitulah muasal hadirnya Operet Aku Anak Rusun.

Pada Rabu, 25 September 2019 bertempat di Foyer Ciputra Artpreuneur Theater konfrensi pers Operet Aku Anak Rusun  yang kedua. Ibu Veronica Tan, selaku Founder Yayasan Waroeng Imaji memberikan penjelasan kepada media bagaimana ia memulai mendirikan Operet Aku Anak Rusun.

“Saya sebenernya senang sama anak-anak. Dari dulu kalau ke rusun dan RPTRA kalau lihat anak-anak itu kayaknya mereka tidak ada beban. Main bersama-sama, hepi.” Berangkat dari kecintaanya kepada anak dan musik, mengantarkan Ibu Veronica Tan untuk menginisiasi kembali Operet Aku Anak Rusun kembali tampil.
Konfrensi pers

Dengan tema “Selendang Arimbi” operet akan ditampilkan pada 16 November 2019 bertempat di Ciputra Artpreneur. Dengan tema yang diangkat, Selendang Arimbi kembali mengangkat nilai toleransi, solidaritas, semangat mewujudkann mimpi yang disajikan dalam tari dan lagu Indonesia. Yang tampil pada operet tersebut usianya beragam. Paling kecil usianya tujuh tahun hingga remaja. Aransemen musik dimainkan oleh anak-anak remaja, sementara gerak tari dan lagu oleh anak-anak di bawahnya.

Masih menurut keterangan Bu Vero, meski dalam sajian operet ini usia anaknya tak sama, tapi kebersamaan dan tak saling menonjol diutamakan. Anak-anak diajarkan untuk bekerja sama. Lagu-lagu anak dalam tampilan ini sangat ditonjolkan, untuk mendidik dan kembali mengingtakan di zaman sekarang.

Beralih ke Dovieke Angsana (yang terlibat juga di operet pertama)  ia menceritakan mengenai aransemen juga berapa banyak yang terlibat di acara ini, rusun yang terlibat. Rawa bebek, Daan Mogot, PulauGgebang. Kurang dari 200 anak terlibat untuk acara ini, 130 anak sebagai penari, 12 sebagai pemain inti dan 40 anak sebagai penyanyi.  Pada tampilan di panggung nantinya, akan ada 20 lagu yang dinyanyikan. Terdiri dari lagu anak, tradisional bahkan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Chrisye. Lagu-lagu tersebut diaransemen ulang oleh soundkestra dan dikemas dengan berbagai genre yang modern.

Trus, gimana caranya kalau mau dapetin tiket nonton operet ini?
Tiket Operet Aku Anak Rusun Selendang Arimbi bisa dipesan di www.akuanakrusun.com dengan harga sebagai berikut,
  • Rp. 750.000 untuk kelas Diamond
  • Rp. 500.000 untuk kelas Gold
  • Rp. 350.000 untuk kelas Silver
Tiket bisa dibeli di sini



Dan untuk informasi mengenai Operet Aku Anak Rusun 2 bisa dilihat di akun instagram @akuanakrusun.

Vanda Parengkuan, penulis naskah operet ini berharap bahwa melalui drama musikal yang akan ditampilkan ini nantinya anak-anak bisa belajar berempati pada sesama manusia tanpa memandang perbedaan.

Bagikan:

4 komentar

  1. wah keren. 200 anak yang tampil. anak-anak harus nonton nih.

    BalasHapus
  2. Vanda Parengkuan itu dari majalah Bobo. Bakal terasa profesionalismenya karena operet digarap dengan serius, Kak Anaz akan nonton juga?
    Saya khawatir juga karena Palung tidak tahu lagu anak-anak lebih banyak.

    BalasHapus

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P