Akting Terbaru Acha Septriasa di Film 99 Nama Cinta


Seorang presenter perempuan, dengan dengan tergesa-gesa menginstruksikan berbagai hal ke kru-krunya. Dengan tekanan dan ancaman, ia memaksa bawahannya untuk tetap mendapatkan wawancara dari narasumber yang diincarnya. Suasana terlihat tegang. Sampai kemudian narasumber berhasil diwawancara tentunya dengan modus dibohongi dan ia mau tampil di televisi. Setelah itu, selesai. Hiruk pikuk di belakang layar tim acara bangga karena sajiannya jadi rating nomor satu. 

Itu merupakan pembuka dari triler film drama 99 Nama Cinta yang akan tayang pada 14 November bulan depan. Sebelum menontonnya pada 23 Oktober lalu, saya lihat trailernya di youtube. Dan sekarang, viewnya sudah satu juta lebih aja. 

Trus pas nonton gimana? Seru pastinya. Ada beberapa nilai religi yang didapat tanpa harus digurui. Mengambil seting salah satu pesantren di Jawa Timur, film ini berusaha melawan arus kekinian minuman. Jika sekarang yang kerap dibicarakan adalah kopi, maka melalui film ini yang diangkat adalah coklat dari kota Kediri. Siapa saja pemainnya?

Dua pemeran utama dari film ini adalah Acha Septriasa dan Deva Mahendra. Acha berperan sebagai Talita, seorang presenter yang mempunyai slot tampilan sendiri di salah satu televisi. Presenter gosip handal besutan Talita menjadi rating tertinggi dan belum ada saingannya. Deva Mahendra, berperan sebagai Kiblat, kawan kecil Talita yang merupakan anak dari pemilik pesantren di Kediri sahabat kedua orang tua dari Talita. Sejak Kiblat mendatangi Talita, masalah demi masalah berdatangan. Termasuk dihentikannya acara Bibir Talita dari stasiun tv tersebut? Bagaimana kelanjutannya...? Tunggu saja di tanggal 14 Oktober. 

Doni Damara berberan sebagai ayahnya Kiblat, sahabat baiknya almarhum ayahnya Talita. Sementara Ira Wibowo berperan sebagai ibu tuggal dari Talita. Seorang arsitek yang sibuk.

 Adinda Thomas, Chiki Fawzi, Susan Sameh, Dzawin, Robby Purba dan Ayana Moon adalah pemain-pemain lain yang ikut meramaikan film yang disutradarai oleh Danial Rifky. Penulis skenario Garin Nugroho mampu membawa "ruh religi" dalam film ini tanpa menggurui. Kritik sosial kepada melejitnya dunia gosip pun menjadi sorotan utama pada film 99 Nama Cinta. 

Yang bikin ngakak dan menyegarkan suasana film di pesantren Kediri adalah ulahnya Dzawin. Komika yang baru pertama kali main film ini bikin cengengesan aja selama dia tampil. Pun dalam prescon di hadapan media, dia paling banyak membuat saya tertawa. Nggak malu ngaku miskin, nggak malu juga ngaku jelek. Ahahahahaha...

Mlenuk, juga salah satu pelengkap cerita lucu. Mungkin, kalau film ini jadi skuel Mlenuk dan Dzawin bakaln jadian. Ekekekekeke...

Konflik dan drama percintaannya Kiblat sama Talia nggak usah dibahaslah, ya. Beberapa adegan di film ini bikin orang termehek-mehek menitikkan air mata. Salah satunya teman bloger yang duduk di sebelah saya. Hehehehe...

Rencananya, bulan depan mau nonton lagi ngajak teman. Biar puas lihat Dzawin wajah baru perfilman Indonesia ^_^. Jangan lupa, catat tanggal tayangnya di bioskop terdekat di kota Anda, 14 November 2019.

Bagikan:

0 komentar

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P