Tumpeng, Tradisi Kuliner Indonesia

Potongan tumpeng oleh Bu Nur di Kem Chicks


Tumpeng, tradisi kuliner Indonesia. Jika menyusuri wikipedia, pengertian tumpeng seperti ini,  Nasi Tumpeng adalah cara penyajian nasi yang berdibentuk kerucut dan ditata bersama dengan lauk-pauknya; karena itu disebut pula 'nasi tumpeng'. Olahan nasi yang dipakai umumnya berupa nasi kuning, meskipun kerap juga digunakan nasi putih biasa atau nasi uduk. Ada banyak kegiatan di Indonesia yang menggunakan tumpeng. Dulu, waktu kecil kalau ada tetangga yang hajatan baik sunatan mau pun nikahan sering bikin tumpeng. Pas udah di kota, beberapa peresmian kegiatan itu pasti pake acara potong tumpeng ^_^

Adajuga waktu zaman sekolah dulu, pihak sekolah pernah mengadakan lomba tumpeng! O'mak ai... berat kali pun lombanya. Hahahaha... Betapa susah hatinya saat itu. Beruntung, salah satu teman kelompok ada yang memiliki saudara "tukang" masak. Jadilah kami hanya iuran, belanja, lalu bantu-bantu masak saja. Iya, cuma bantu-bantu. Soale yang lebih banyak eksekusi yah saudaranya teman yang tukang masak itu. Kayaknya, baru kali saya ikut membuat tumpeng secara penuh. Penuh sampai dibentuk kerucut, tapi sesungguhnya juga nggak bagus-bagus amat. Sayang, waktu itu belum ada hape jadi nggak ada dokumentasinya. Wekekekek

Setelah itu, saya tak pernah membuat lagi tumpeng secara utuh. Selain ribet, juga karena nggak tahu. Paling hanya membuat nasi kuning gitu aja, tapi dengan lauk tumpeng sepenuhnya. Lah, emange lauk tumpeng apa saja? Biasanya, ya ayam goreng, sambal goreng kentang hati, perkedel kentang, telur dadar yang dipotong kecil-kecil, tempe kering, mie goreng.

Nah, kalau melihat sejarahnya, tumpeng ini bermacam-macam. Ada tumpeng buat nujuh bulan, biasanya digunakan pada syukuran kehamilan tujuh bulan. Tumpeng pungkur, digunakan pada saat kematian seorang wanita atau pria yang masih lajang. Tumpeng putih, warna putih pada nasi putih menggambarkan kesucian dalam adat Jawa, digunakan untuk acara sakral. Tumpeng kuning, warna kuning menggambarkan kekayaan moral yang luhur. Tumpeng nasi uduk, digunakan untuk tumpeng tasakuran. Tumpeng seremonial, yang sekarang udah dimodifikasi macem-macem.

Lauknya khas. Sayang pakenya plastik :(


Ngomongin tumpeng, Sabtu lalu di Kem Chicks Kemang  saya mengadiri undangan kuliner dan syukuran juga demo masak dalam rangka Ulang Tahun ke 70 Hubungan  Diplomatik Indonesia dan Amerika. Seyogyanya sebuah acara syukuran, maka dalam acara ini juga dihadirkan tumpeng sebagai makanan utama. Tapi jangan salah, selain ada tumpeng sebagai menu utama, ada pula makanan-makanan lain khas negeri paman sam tersebut. Sebetulnya, ada beberapa acara inti sambutan dari penyelenggara. Sayangnya saya datang terlambat, jadilah saya datang hanya untuk mencicipi makannya saja. 

Kem Chicks, yang berada di daerah Kemang ini tentunya tak lepas dari salah satu sosok Bambang Mustari Sadino. Terdengar asing, tapi ketika disebut Bob Sadino, maka nama ini tidak nampak lagi asing. Salah satu pengusaha terkenal yang kerap menggunakan celana pendek ini dikenal di kalangan banyak orang. Tak hanya usahawan, tapi juga rakyat biasa. Dialah pemilik jaringan usaha Kem Chicks dan Kemford. Ia dilahirkan di Tanjung Karang pada 9 Maret 1933. Ia menjadi yatim piatu sejak usia 19 tahun. Sejak muda, ia sudah diserahi warisan untuk mengurus harta warisan kedua orang tuanya.

Pernah tinggal di Belanda selama 9 tahun. Di negeri kincir angin inilah Bob Sadino bekerja untuk Djakarta Lylod di pusat kota Amsterdam. DI negara Belanda itu juga ia dipertemukan dengan pujaan hati yang kemudian menjadi pendamping hidupnya, Soelami Soejoed. 

Bob Sadino kembali ke ke dalam negeri dan bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan multinasional terbesar di Indonesia. Merasa lelah, ia pun memilih berhenti dan memulai usaha sendiri. Perjalanan tak selamanya mulus usaha yang dijalankan tak menjadi karena salah satu mobil yang disewakan justru mengalami kecelakaan. Ia jungkir balik mencari penghasilan, bahkan sempat menjadi kuli bangunan. Kehidupannya berubah ketika teman dekatnya menyarankan dia untuk memulai bisnis memelihara ayam negeri untuk melawan depresi. Teman dekatnya adalah Sri Mulyono Herlambang. Dari situlah Bob Sadino kembali memikirkan untuk kembali menekuni wirausaha. Sampai kemudian ia memiliki jaringan usaha kem Chicks dan Kemfood. 

Luar biasa!

Beberapa makanan yang saya abdikan. Lainnya mah banyak. Selain nyoba makanan yang udah disajikan, kami juga diajak menikmati menu makanan kolaborasi Amreika dan Indonesia.



Masakan Chef Andi, ini belum dikasih bumbu udah abis duluan dicobain ahahahah

Dan inilah menu Indonesia mix Amreika

Dabu-dabu Ribe Eye. 

Daging sapi US Sambal Matah

Daftar harga menu


Kategori:

Bagikan:

1 komentar

Personal blog, kadang anti sama spammer yang hanya menyebar link. Lebih mengutamakan pertemanan antarpersonal. Komentar kembali dimoderasi masih banyak obat-obatan yang nyepam :D :P